
Dari Kursus ke Penguasaan Bahasa Inggris Jangka Panjang
Kenapa selesai kursus tidak sama dengan benar-benar menguasai bahasa? Banyak orang merasa sudah “cukup belajar” bahasa Inggris setelah menyelesaikan satu atau dua program kursus. Sertifikat

Kenapa selesai kursus tidak sama dengan benar-benar menguasai bahasa? Banyak orang merasa sudah “cukup belajar” bahasa Inggris setelah menyelesaikan satu atau dua program kursus. Sertifikat

Kenapa banyak orang “bisa di kelas”, tapi gagal di dunia kerja? Kamu mungkin pernah mengalaminya. Nilai kelas bahasa Inggris bagus, grammar rapi, listening aman. Tapi

Di tengah menjamurnya kursus bahasa Inggris, satu pertanyaan penting sering terlewat: apakah kursus ini benar-benar kredibel? Banyak orang terlalu cepat percaya pada klaim marketing—native speaker,

Pernahkah kamu merasa sangat bersemangat di awal belajar bahasa Inggris, tapi seminggu kemudian motivasi itu menguap begitu saja? Kamu tidak sendirian. Fenomena ini sangat umum

Kamu pernah merasa excited banget pas awal belajar bahasa Inggris, tapi seminggu kemudian semangat itu menguap begitu saja? Atau mungkin kamu sudah berkali-kali download aplikasi

Memilih kursus bahasa Inggris sering terlihat sederhana, padahal keputusan ini adalah keputusan investasi: waktu, uang, energi, dan harapan karier kamu ikut dipertaruhkan. Masalahnya, banyak orang

Pernahkah kamu merasa ragu saat memutuskan bergabung dengan kursus bahasa Inggris? Atau bahkan sudah mendaftar, tapi tetap bertanya-tanya, “Apa yang sebenarnya sedang aku pelajari? Apakah

Banyak orang merasa kemampuan bahasa Inggrisnya sudah “cukup” begitu memegang sertifikat. TOEFL, IELTS, atau level CEFR sering diperlakukan sebagai garis finis.Asumsi dasarnya sederhana: jika ada

Percaya Diri Itu Modal, Tapi Bukan Bukti Banyak orang merasa sudah bisa bahasa Inggris karena berani berbicara. Kamu mungkin lancar ngobrol, aktif meeting, atau percaya