At Least Artinya: Panduan Lengkap Makna, Fungsi, dan Penggunaan dalam Bahasa Inggris

Aug 18, 2020

Dalam perjalanan mempelajari Bahasa Inggris, kamu mungkin sering menemui frasa at least dalam berbagai konteks, baik dalam percakapan sehari-hari, tulisan formal, maupun media lainnya. Meskipun terdengar sederhana, frasa ini memiliki beragam fungsi dan makna yang penting untuk dipahami agar komunikasi kamu dalam Bahasa Inggris menjadi lebih efektif dan alami.

Dalam artikel ini, Wall Street English akan membahas secara mendalam tentang arti at least, berbagai fungsi penggunaannya dalam kalimat, serta memberikan contoh-contoh konkret untuk membantu kamu memahami dan menerapkannya dengan tepat.

Apa Arti ‘At Least’?

Secara harfiah, at least berarti “setidaknya” atau “paling tidak”. Frasa ini digunakan untuk menunjukkan jumlah minimum, memberikan penekanan pada aspek positif dalam situasi negatif, atau menyampaikan kepastian dalam ketidakpastian. Pemahaman yang tepat tentang makna ini akan membantu kamu dalam menyusun kalimat yang lebih tepat dan bermakna.

Fungsi dan Penggunaan ‘At Least’ dalam Kalimat Bahasa Inggris

1. Menyatakan Jumlah Minimum

Salah satu penggunaan utama dari at least adalah untuk menunjukkan jumlah atau tingkat minimum yang diperlukan atau diharapkan dalam suatu situasi.

Contoh Kalimat:

  • “You should drink at least eight glasses of water every day to stay hydrated.”
    (Kamu sebaiknya minum setidaknya delapan gelas air setiap hari untuk tetap terhidrasi.)

  • “Applicants must have at least five years of experience in the relevant field.”
    (Pelamar harus memiliki setidaknya lima tahun pengalaman di bidang terkait.)

  • “The project will take at least three months to complete.”
    (Proyek ini akan memakan waktu setidaknya tiga bulan untuk diselesaikan.)

Dalam contoh-contoh di atas, at least digunakan untuk menetapkan batas bawah dari jumlah atau durasi yang diperlukan.

2. Menyoroti Aspek Positif dalam Situasi Negatif

At least juga digunakan untuk menekankan sisi positif atau hal yang masih bisa disyukuri dalam situasi yang kurang menyenangkan atau negatif.

Contoh Kalimat:

  • “The weather was terrible, but at least we arrived safely.”
    (Cuacanya buruk, tetapi setidaknya kita tiba dengan selamat.)

  • “I didn’t win the competition, but at least I gained valuable experience.”
    (Saya tidak memenangkan kompetisi, tetapi setidaknya saya mendapatkan pengalaman berharga.)

  • “He forgot our anniversary, but at least he remembered to call me.”
    (Dia lupa ulang tahun pernikahan kami, tetapi setidaknya dia ingat untuk menelepon saya.)

Penggunaan at least dalam konteks ini membantu untuk melihat sisi positif dari situasi yang kurang ideal.

3. Memberikan Penegasan atau Koreksi terhadap Pernyataan Sebelumnya

Frasa ini juga digunakan untuk memperbaiki atau memperjelas pernyataan yang baru saja diucapkan, sering kali dengan menambahkan informasi tambahan atau koreksi.

Contoh Kalimat:

  • “She’s fluent in Spanish—or at least she used to be.”
    (Dia fasih berbahasa Spanyol—atau setidaknya dulu begitu.)

  • “The solution isn’t perfect, but it’s a start, at least.”
    (Solusinya tidak sempurna, tetapi setidaknya ini adalah permulaan.)

  • “He didn’t apologize—or at the very least, not sincerely.”
    (Dia tidak meminta maaf—atau setidaknya, tidak dengan tulus.)

Dalam contoh-contoh ini, at least digunakan untuk menambahkan nuansa atau klarifikasi terhadap pernyataan sebelumnya.

4. Menyampaikan Kepastian dalam Ketidakpastian

Dalam situasi di mana informasi lengkap tidak tersedia, at least dapat digunakan untuk menyampaikan bagian dari informasi yang diketahui atau diyakini benar.

Contoh Kalimat:

  • “We don’t know the full story, but at least we have some details.”
    (Kita tidak tahu seluruh ceritanya, tetapi setidaknya kita memiliki beberapa detail.)

  • “At least we know that the package has been shipped.”
    (Setidaknya kita tahu bahwa paketnya sudah dikirim.)

  • “She might be late, but at least she’s on her way.”
    (Dia mungkin terlambat, tetapi setidaknya dia sedang dalam perjalanan.)

Penggunaan at least dalam konteks ini membantu untuk menekankan informasi yang pasti di tengah ketidakpastian.

Variasi Frasa: ‘At the Very Least’

Untuk memberikan penekanan yang lebih kuat pada jumlah atau tingkat minimum, frasa at the very least digunakan.

Contoh Kalimat:

  • “You should exercise three times a week, at the very least.”
    (Kamu sebaiknya berolahraga tiga kali seminggu, paling tidak.)

  • “At the very least, we need to secure the perimeter before proceeding.”
    (Paling tidak, kita perlu mengamankan perimeter sebelum melanjutkan.)

  • “He could have called to inform us—at the very least.”
    (Dia seharusnya menelepon untuk memberitahu kita—paling tidak.)

Frasa ini memberikan penekanan tambahan pada pentingnya tindakan atau jumlah minimum yang disebutkan.

Kesalahan Umum dalam Penggunaan ‘At Least’

Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan at least meliputi:

  1. Mengabaikan Konteks Emosional: Menggunakan at least dalam situasi yang sangat serius atau sensitif tanpa mempertimbangkan perasaan pendengar dapat dianggap tidak empatik.

  2. Penempatan yang Tidak Tepat dalam Kalimat: Menempatkan at least di posisi yang tidak alami dalam kalimat dapat membingungkan pendengar atau pembaca.

  3. Penggunaan yang Berlebihan: Menggunakan at least terlalu sering dalam percakapan atau tulisan dapat membuat komunikasi terasa monoton atau kurang variatif.

Memahami frasa at least dalam Bahasa Inggris bukan hanya soal mengetahui terjemahannya sebagai “setidaknya”, tetapi juga memahami berbagai fungsi dan konteks penggunaannya dalam komunikasi sehari-hari. Frasa ini mampu menyampaikan jumlah minimum, menekankan sisi positif dalam situasi sulit, memperjelas atau mengoreksi pernyataan, hingga menunjukkan kepastian di tengah ketidakpastian. Dengan memahami dan menguasai penggunaan at least secara menyeluruh, kamu tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicaramu dalam Bahasa Inggris, tetapi juga membuat pesan yang kamu sampaikan menjadi lebih bernuansa, sopan, dan tepat sasaran. Pemahaman ini menjadi modal penting dalam komunikasi profesional maupun sosial yang efektif.

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggrismu Bersama Wall Street English

Jika kamu ingin menguasai Bahasa Inggris secara menyeluruh dan praktis, Wall Street English (WSE) adalah pilihan terbaik untuk mendukung perjalanan belajarmu. Dengan metode pembelajaran yang fleksibel dan personal, WSE menghadirkan sistem belajar berbasis digital dan tatap muka yang disesuaikan dengan kebutuhan kamu secara individual. Programnya dirancang agar kamu bisa belajar kapan pun dan di mana pun, didukung oleh tutor profesional yang siap membimbingmu hingga mahir.

Selain itu, WSE menawarkan lingkungan belajar yang interaktif, komunitas yang suportif, dan kegiatan sosial berbahasa Inggris yang membuat proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membosankan. Baik kamu ingin meningkatkan kemampuan speaking untuk karier, studi, atau percakapan sehari-hari, WSE siap membantu kamu meraih tujuan itu dengan percaya diri.

Gabung sekarang bersama Wall Street English dan rasakan sendiri bagaimana metode pembelajaran yang modern dan efektif dapat membuka lebih banyak peluang untuk masa depanmu!

Share this post :

More News

Nov 27, 2025
Blog

Belajar dengan Aplikasi dan Guru Bersertifikat Internasional

Nov 27, 2025
Blog

Digital English Course WSE: Solusi Fleksibel untuk Dewasa

Nov 27, 2025
Blog

Natural Acquisition: Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Paling Alami

Nov 27, 2025
Blog

Latihan Pronunciation dengan Speech Recognition WSE

Nov 27, 2025
Blog

WSE Learning App: Cara Belajar Bahasa Inggris Premium dari Genggaman

Nov 27, 2025
Blog

Networking di WSE: Nilai Tambah untuk Karir Profesional

Contact Us