Dalam mempelajari tata bahasa Inggris (English grammar), banyak pelajar mungkin sudah akrab dengan tenses dan verb. Namun, tahukah kamu bahwa ada satu elemen penting lainnya yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, tetapi jarang disadari keberadaannya? Salah satunya adalah reflexive pronoun.
Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai pengertian reflexive pronoun, fungsi, aturan penggunaan, dan berbagai contoh kalimat aplikatif yang bisa memperkuat pemahaman kamu. Materi ini sangat penting, terutama bagi kamu yang ingin meningkatkan kemampuan menulis atau berbicara dalam bahasa Inggris secara lebih natural dan profesional.
Pengertian Reflexive Pronoun
Secara sederhana, reflexive pronoun adalah kata ganti diri yang digunakan saat subjek dan objek dalam sebuah kalimat merujuk pada orang atau benda yang sama. Dengan kata lain, ketika seseorang melakukan suatu tindakan terhadap dirinya sendiri, reflexive pronoun digunakan untuk menggantikan objek kalimat tersebut.
Dalam bahasa Inggris, reflexive pronoun terbentuk dengan menambahkan akhiran “-self” untuk bentuk tunggal (singular), dan “-selves” untuk bentuk jamak (plural). Beberapa contohnya antara lain:
- Singular: myself, yourself, himself, herself, itself
- Plural: ourselves, yourselves, themselves
Sebagai contoh:
- I taught myself to play the guitar.
(Saya mengajari diri saya sendiri bermain gitar.)
Dalam kalimat ini, myself merujuk kembali pada subjek I, menunjukkan bahwa tindakan dilakukan oleh dan untuk orang yang sama.
Fungsi dan Aturan Penggunaan Reflexive Pronoun
Reflexive pronoun tidak bisa digunakan sembarangan. Agar kalimatmu benar secara tata bahasa, penting untuk memahami fungsi utama dan kapan reflexive pronoun boleh digunakan. Berikut beberapa aturan dasarnya:
1. Ketika Subjek dan Objek adalah Orang yang Sama
Reflexive pronoun digunakan ketika subjek melakukan aksi terhadap dirinya sendiri.
Contoh:
- She looked at herself in the mirror.
(Dia melihat dirinya sendiri di cermin.)
2. Untuk Menunjukkan Kemandirian atau Penekanan
Dalam beberapa konteks, reflexive pronoun digunakan untuk menekankan bahwa suatu tindakan dilakukan tanpa bantuan orang lain.
Contoh:
- He fixed the car himself.
(Dia memperbaiki mobil itu sendiri.)
3. Setelah Kata Kerja Tertentu
Beberapa kata kerja dalam bahasa Inggris umumnya diikuti reflexive pronoun, seperti: pride oneself on, blame oneself, introduce oneself, enjoy oneself, dan sebagainya.
Contoh:
- I introduced myself to the new manager.
(Saya memperkenalkan diri saya kepada manajer baru.)
Contoh Kalimat Reflexive Pronoun
Untuk memperkuat pemahaman tentang pengertian reflexive pronoun, berikut adalah beberapa contoh kalimat penggunaannya dalam berbagai bentuk:
- I’m going to buy myself a new pair of shoes.
(Saya akan membeli sepasang sepatu baru untuk diri saya sendiri.) - You should treat yourself with more kindness.
(Kamu seharusnya memperlakukan dirimu dengan lebih baik.) - He blamed himself for the failure.
(Dia menyalahkan dirinya sendiri atas kegagalan itu.) - She taught herself how to swim.
(Dia belajar berenang sendiri.) - The cat cleaned itself after eating.
(Kucing itu membersihkan dirinya sendiri setelah makan.) - We promised ourselves to work harder this year.
(Kami berjanji pada diri sendiri untuk bekerja lebih keras tahun ini.) - They built the house themselves.
(Mereka membangun rumah itu sendiri.) - Please behave yourselves during the trip.
(Mohon bersikap baik selama perjalanan.) - He did the entire project by himself.
(Dia mengerjakan seluruh proyek itu sendiri.) - My phone keeps restarting by itself.
(Ponsel saya terus-menerus menyala ulang dengan sendirinya.)
Kesalahan Umum dalam Menggunakan Reflexive Pronoun
Meskipun terlihat sederhana, banyak pelajar masih sering keliru dalam penggunaan reflexive pronoun. Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari:
- Menggunakan reflexive pronoun padahal objeknya berbeda dengan subjek
Salah: She gave myself the book.
Benar: She gave me the book. - Menggunakan reflexive pronoun tanpa alasan yang jelas atau tidak perlu
Salah: He himself is a teacher. (jika tidak untuk penekanan)
Benar: He is a teacher.
Pentingnya Memahami Pengertian Reflexive Pronoun
Memahami pengertian reflexive pronoun dan cara penggunaannya adalah langkah penting dalam memperkaya kemampuan berbahasa Inggris, baik dalam konteks akademis maupun komunikasi sehari-hari. Penggunaan yang tepat tidak hanya membuat kalimatmu terdengar lebih natural, tetapi juga menunjukkan pemahaman tata bahasa yang solid.
Reflexive pronoun membantu kita berbicara secara lebih efisien, menghindari pengulangan subjek, dan menyampaikan makna dengan lebih jelas. Oleh karena itu, penting untuk mengenali pola-pola penggunaannya, memahami kapan reflexive pronoun diperlukan, dan menghindari penggunaannya secara keliru.
Ingin lebih mahir dalam grammar Inggris? Pelajari lebih dalam bersama pengajar profesional dan program belajar interaktif di Wall Street English. Dapatkan juga tes kemampuan bahasa Inggris gratis untuk mengetahui seberapa jauh perkembanganmu.